kultum singkat tentang cinta
ContohKultum Singkat Tentang Kasih Sayang Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah subhanahu Wa ta'ala yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahnya sehingga kita dapat berkumpul ada hari ini pada tempat ini yang insya Allah dimuliakan oleh Allah SWT.
Hanyasaja, tentunya makna cinta dalam Islam bukan lagi sekedar hubungan antara lawan jenis, kemudian saling mengungkapkannya dnegan kata " I Love You", " Aku Cinta Padamu" dan masih banyak kata-kata mesra lainnya. dan dalam Islam Cinta tak pernah membuat manusianya dalam keadaan yang merugikan.
Materikultum singkat: Tips Ketika Jatuh Cinta الحمد لله، والصلاه والسلام على رسول الله.. Yang namanya jatuh cinta itu pasti dialami oleh setiap manusia. Karena manusia itu diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala yang namanya cinta. Cinta kepada wanita, cinta kepada harta, cinta kepada jabatan, cinta kepada sesuatu, itu pasti.
Ada pertemuan, ada perpisahan," وسرور و حزن "Ada masa gembira, ada masa sedih," و عسر و يسر "Ada masa mudah, ada masa sulit," سقيم و صحة "Ada masa sehat ada masa sakit," Apalagi bagi seorang Mukmin, sebagaimana yang telah dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu'Alaihi wa Sallam : الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ
iStock Setelah mengetahui pengertian dari kultum, ada baiknya Sedulur menyimak contoh-contohnya yang sekaligus bisa menjadi referensi. Berikut adalah beberapa contoh kultum singkat beserta dalilnya dengan berbagai tema yang telah dirangkum dari berbagai sumber: 1. Kultum singkat tentang keutamaan bersyukur. Freepik.
Site De Rencontre Par Signe Astrologique. Pada umumnya, kegiatan kultum banyak disampaikan pada waktu-waktu tertentu seperti setelah shalat subuh, setelah shalat isya khususnya di bulan suci ramadhan dan acara keagamaan lainnya. Berikut akan disajikan beberapa contoh kultum singkat yang dapat dijadikan sebagai referensi. Kultum Singkat Tentang Berbuat Baik Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur kita panjatkan kehadirah Allah SWT atas segala nikmat yang selama ini telah diberikan sehingga kita dapat berkumpul di masjid ini tanpa halangan suatu apa pun. Sholawat dan salam tidak lupa kita haturkan kepada nabi Muhammad SAW, semoga kita termasuk dalam golongan umatnya yang besok di hari kiamat mendapat syafaatnya, aamiin. Di zaman modern ini teknologi semakin canggih namun manusia justru menjadi kehilangan arah. Seharusnya kemajuan teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif. Namun, yang terjadi sebaliknya, manusia semakin jauh dari Allah. Bahkan manusia mulai melupakan tugasnya di dunia. Alangkah baiknya jika sebagai hamba-Nya yang beriman teknologi bisa digunakan untuk menyebarkan kebaikan. Contohnya berbagi informasi seputar keutamaan beramal, tips meningkatkan ibadah dan lain sebagainya. Sangat disayangkan apabila internet hanya dijadikan sarana menyebarkan informasi yang kurang bermanfaat dan tidak patut untuk dicontoh masyarakat. Menyebar kebaikan dapat menjadi sebuah amal jariyah, begitu pula saat memberi contoh buruk maka akan menjadi dosa jariyah yang terus menerus mengalir walaupun sudah meninggal. Semua perbuatan baik maupun buruk akan mendapat balasan. Perbuatan baik tidak hanya mendatangkan pahala saja melainkan juga memperoleh ampunan. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita selalu berbuat baik di mana pun karena ada Allah yang selalu mengawasi. Di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim Rasulullah bersabda yang artinya, “Beribadahlah engkau kepada Allah seolah-olah melihat-Nya. Apabila engkau tidak melihat-Nya maka yakinlah Allah sedang menyaksikanmu.” Jika ingin berbuat baik maka sebaiknya dilakukan secara sembunyi-sembunyi karena lebih bagus hanya Allah saja yang mengetahuinya. Hal ini dilakukan untuk mencegah timbulnya rasa sombong. Demikian kultum yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua dan terima kasih atas perhatiannya. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga pada kesempatan ini dapat bertemu dalam keadaan sehat. Shawawat dan salam kita curahkan kepada nabi agung Muhammad SAW yang telah membawa manusia dari zaman kegelapan menuju jalan yang diridhoi-Nya. Saya akan membahas suatu topik mengenai hari akhir atau hari kiamat. Di dalam Al Qur’an surat Al-Qori’ah dijelaskan bahwa semua manusia di hari kiamat nanti seperti anai-anai yang bertebaran. Sedangkan, gunung-gunung diibaratkan bulu-bulu yang berhamburan. Selain itu, dalam surat Az-Zalzalah juga disebutkan mengenai tanda-tanda terjadinya hari kiamat. Pada hari tersebut manusia akan melihat semua perbuatannya semasa di dunia. Oleh karena itu, sebelum terlambat marilah bersama-sama memperbaiki diri agar kelak Allah memberikan perlindungan kepada kita di hari kiamat. Aamiin. Demikian mohon maaf apabila terdapat kesalahan. Terima kasih. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Perintah Shalat Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga kita semua selalu sehat dan dalam perlindungan-Nya. Tidak lupa sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada nabi Muhammad SAW. Pada pagi yang cerah ini, izinkan saya menyampaikan materi yang berkaitan dengan shalat. Shalat merupakan kewajiban bagi pemeluk agama Islam. Rasulullah SAW bersabda “Shalat itu seperti sebuah tiang di dalam agama” Hal ini dapat diibaratkan seperti sebuah rumah, jika tidak mempunyai tiang maupun tembok sebagai penyangga pasti roboh dan tidak dapat berdiri. Mengingat betapa pentingnya sholat, maka orang yang sedang sakit pun tetap diwajibkan sholat. Apabila tidak mampu berdiri bisa sembari duduk atau tiduran sesuai dengan ketentuan yang telah diatur. Rasulullah SAW pernah berkata kalau manusia mengetahui bahwa pahala shalat subuh dan asar maka setiap orang akan mendatanginya walaupun harus merangkak. Hal ini menjadi bukti begitu besarnya pahala dari mengerjakan shalat. Shalat tidak hanya menjadi suatu kewajiban saja melainkan juga sebagai bukti keimanan seseorang kepada Allah. Di dalam surat Al Ma’uun 4-5 Allah berfirman yang artinya “Celakalah mereka yang shalat, yaitu oarang-orang yang telah lalai dengan shalatnya.” Orang-orang yang tidak mengerjakan shalat maka akan celaka dan rugi. Jika shalat seseorang baik maka amalan yang lain ikut baik. Namun, apabila shalatnya buruk maka amalan lainnya juga buruk. Shalat sebaiknya dilaksanakan tepat waktu secara khusuk. Saat kumandang adzan terdengar, bersegeralah datang ke masjid. Namun, untuk perempuan lebih diutamakan shalat di rumah. Shalat juga berfungsi mencegah perbuatan keji dan mungkar. Hal ini seperti firman Allah di surat Al-Ankabut. Dengan demikian, seseorang tidak akan melakukan perbuatan dosa seperti mencuri, berzina, melakukan tindak kekerasan dan lain-lain. Demikian, materi singkat yang dapat saya sampaikan, semoga Allah memberi kemudahan kepada kita untuk selalu menjalankan sholat dengan baik sesuai tuntunan agama. Aamiin. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Pendidikan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pertama-tama kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT sampai saat ini kita semua masih diberi nikmat iman. Shalawat tidak lupa kita haturkan kepada junjungan nabi agung Muhammada SAW, sahabat dan keluarganya. Pada malam hari ini topik yang ingin disampaikan adalah mengenai pendidikan. Aspek pendidikan memegang peran penting di dalam kehidupan manusia. Namun, tidak semua orang bisa mengenyam pendidikan hingga jenjang tertinggi. Contohnya bagi saudara-saudara kita yang tinggal di daerah terpencil masih sulit untuk mendapatkan akses pendidikan. Hal ini dikarenakan keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, bagi yang telah merasakan pendidikan manfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. Pendidikan menjadi sarana untuk meraih cita-cita dan sebagai pemutus rantai kemiskinan. Kemiskinan biasanya identik dengan kebodohan. Mengingat betapa pentingnya pendidikan bagi kehidupan masyarakat, bangsa dan negara maka kita persiapkan pendidikan yang tinggi sebagai upaya untuk mewujudkan cita-cita. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Sabar Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah atas rahmat dan izin Allah kita masih diberi kesehatan, keimanan dan kesempatan untuk bisa berkumpul serta bersilaturahmi di masjid ini. Shalawat dan salam marilah kita sampaikan kepada nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan kerabatnya. Jamaah yang dimuliakan oleh Allah, pada malam hari ini saya akan berbagi mengenai keutamaan memiliki sikap sabar. Sabar berasal dari bahasa Arab sobaru yasbiru yang berarti menahan. Arti dari kata menahan cukup luas. Misalnya saat puasa sabar untuk menahan hawa nafsu, keinginan untuk makan maupun minum dari subuh hingga waktu maghrib tiba. Sabar juga dapat terlihat dalam perilaku. Contohnya tidak emosi dan membalas perbuatan jahat orang lain. Satu hal yang harus Anda ketahui adalah sikap sabar tidak bisa didapatkan secara instan. Semua butuh proses, latihan dan tidak lupa selalu mendekatkan diri kepada Allah, berdoa agar selalu diberi kekuatan serta kesabaran dalam menjalani ujian hidup. Orang yang sabar akan memperoleh pahala. Hal senada seperti dalam firman Allah di surat Al-Baqarah ayat 153. Isi surat tersebut adalah Allah akan memberikan pertolongan kepada orang-orang yang sabar. Oleh karena itu, kita harus selalu sabar dalam beribadah, menyikapi kehidupan dan lain sebagainya. Seseorang yang sedang mendapat ujian namun tetap menjalankan kewajibannya, shalat tepat waktu dan beramal maka Allah akan senantiasa menolongnya. Demikian kultum yang dapat saya sampaikan, semua yang benar datangnya dari Allah. Semoga kita termasuk hamba yang selalu sabar dan mendapat ridho-Nya. Aamiin. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang selalu melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada kita semua. Tidak lupa shalawat kita kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW yang telah membimbing kita keluar dari zaman jahiliyah. Pada malam ini, saya ingin berbagi tentang arti penting menuntut ilmu. Bahkan, Rasulullah SAW juga bersabda bahwa seorang muslim laki-laki maupun perempuan semua diwajibkan untuk mencari ilmu baik ilmu yang berkaitan dengan dunia atau akhirat. Ilmu menjadi pembeda antara manusia dengan makhluk Allah lainnya. Di dunia ini, tanpa adanya ilmu kita tidak mengetahui apa pun. Allah berfirman yang terdapat di ayat 11 surat Al-Mujadalah yang artinya “Orang yang berilmu dan beriman akan diangkat derajatnya oleh Allah.” Oleh karena itu, kita harus selalu bersemangat dalam menuntut ilmu agar bisa merasakan kebahagiaan dunia dan akhirat. Sekian dan terima kasih. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Kasih Sayang Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya kita masih diberi kesempatan untuk menimba ilmu di majelis ini tanpa halangan apa pun. Shalawat dan juga salam semoga selalu tercurahkan untuk baginda nabi Muhammad SAW. Jamaah shalat subuh yang dirahmati Allah, di sini saya akan menjelaskan seputar kasih sayang dalam pandangan agama Islam. Kasih sayang tidak lepas dari kehidupan manusia yang bisa diberikan, kepada orang tua, sahabat kekasih, hewan peliharaan dan lain-lain. Pada kesempatan kali ini khusus akan dibahas kasih sayang untuk seorang kekasih atau pacar. Di dalam Islam hukum berpacaran adalah haram karena mendekati zina. Berbeda dengan kasih sayang untuk orang tua yang hukumnya wajib dan telah diatur dalam Al Qur’an. Kasih sayang atau rasa cinta seseorang disebut bohong jika tidak mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya. Contohnya cinta untuk senda gurau dan cinta monyet. Demikian sedikit materi yang bisa saya sampaikan semoga memberikan banyak manfaat bagi kita semua. Aamiin Ya Rabbal alamin. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Berbakti Kepada Orang Tua Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur atas rahmat Allah SWT kita bisa hadir di masjid ini dalam keadaan sehat. Tidak lupa shalawat kita curahkan kepada baginda nabi Muhammad SAW semoga kita termasuk golongan umatnya yang akan mendapat syafaat di hari kiamat. Aamiin. Jamaah shalat isya yang berbahagia, izinkan saya untuk menyampaikan sedikit beberapa alasan mengapa kita harus berbakti kepada orang tua. Mereka adalah orang yang sangat berjasa di dalam kehidupan kita. Ibu telah mengandung 9 bulan, merawat dari kecil hingga dewasa dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan imbalan. Mereka tulus melakukan semua itu agar anak-anaknya kelak menjadi orang yang baik, bermanfaat bagi sesama dan berbakti kepada bapak dan ibunya. Allah berfirman dalam surat Al-isra’ ayat 23 yang berisi perintah tidak boleh menyembah selain kepada-Nya dan berbuat baik dengan orang tua. Cinta orang tua sangat tulus sepanjang masa. Namun, saat ini banyak ditemukan anak yang durhaka bahkan tega menelantarkan orang tua kandungnya. Mereka lupa akan perjuangan dan pengorbanan orang tuanya. Padahal kita tidak akan hadir di dunia ini tanpa mereka. Khususnya dengan ibu kita harus menghormati dan juga memuliakannya karena surga di bawah telapak kaki ibu. Oleh karena itu, jangan sampai durhaka apalagi menelantarkannya. Demikian materi yang dapat saya sampaikan, semoga menjadi motivasi bagi kita semua untuk selalu berbakti dan berbuat baik dengan kedua orang tua. Aamiin. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Kebersihan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Syukur alhamdulillah atas izin dari Allah SWT kita bisa berkumpul di masjid ini dan semoga istiqomah dalam melaksanakan shalat berjamaah. Aamiin. Jamaah yang dimuliakan Allah, kebersihan adalah sebagian dari iman. Hal ini juga dijelaskan di dalam hadis riwayat Muslim 328. Oleh karena itu, kebersihan itu sangat penting untuk diperhatikan. Perintah Allah pun sangat jelas mengenai bersuci ini. Contohnya, setelah buang hajat diharuskan membersihkan diri, sebelum shalat berwudhu terlebih dahulu, mandi janabah usai junub dan lain-lain. Dengan demikian, orang-orang yang mengerjakan perintahnya berarti menjadi bagian dari hamba-Nya yang bertaqwa dan beriman. Allah menciptakan segala sesuatu di dunia ini pasti ada tujuannya, salah satunya air sebagai sarana untuk membersihkan diri. Kita harus selalu bersyukur kebutuhan air di sini mudah untuk didapatkan. Di luar sana ada saudara-saudara kita yang masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Demikian semoga sedikit yang saya sampaikan dapat menjadi renungan dan pengingat bagi kita semua untuk berupaya menjalankan semua perintah Allah. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Sedekah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah pada pagi yang cerah ini Allah melimpahkan rahmat dan berkah kepada kita sehingga kita dimudahkan untuk menimba ilmu di majelis ini. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada nabi Muhammad SAW, keluarga dan seluruh pengikutnya. Aamiin. Saudaraku yang dirahmati Allah, sedekah adalah amalan yang dapat mendatangkan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati. Keutamaan bersedekah tidak hanya dirasakan di dunia saja melainkan juga di akhirat. Adapun manfaat dari sedekah antara lain 1. Menambah Rezeki Orang yang bersedekah tidak akan menjadi miskin karena rezeki telah diatur oleh Allah. Justru, sedekah akan membuat rezeki seseorang semakin bertambah. Rasulullah SAW bersabda “Bersedekahlah karena bisa memperbanyak harta dan Allah akan semakin menyayangi kalian.” 2. Meningkatkan Derajat Manusia Allah akan mengangkat derajat seseorang yang senang bersedekah. Pada hadis riwayat Muslim dijelaskan bahwa Rasulullah bersabda “Sedekah tidak membuat harta berkurang. Allah SWT meningkat kemuliaan dan meninggikan derajat hamba yang pemaaf dan tawadhu. 3. Didoakan Para Malaikat Abu Hurairah mengatakan, nabi Muhammad SAW bersabda di waktu pagi ada dua malaikat yang turun ke bumi. Salah satu malaikat berdoa agar Allah memberikan harta untuk orang yang menginfakkan hartanya. Sedangkan, malaikat yang satunya berdoa kepada Allah agar orang-orang yang bakhil dibinasakan. Berdasarkan sabda nabi tersebut dapat diketahui bahwa betapa pentingnya seseorang bersedekah. Saudaraku yang berbahagia, semoga kita diberi kemudahan untuk selalu bersedekah dan beramal saleh. Aamiin. Sekian dan terima kasih. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Pergaulan Bebas Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah pada sore hari ini kita masih diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dan menimba ilmu di masjid ini tanpa ada hambatan apa pun. Pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit mengulas mengenai pergaulan bebas di kalangan remaja. Sebagai orang tua hendaknya selalu menjaga putra putrinya agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang berdampak negatif terhadap masa depannya. Orang tua memang tidak bisa 100% mengawasi anak terutama saat menginjak dewasa. Lain halnya ketika masih kecil anak masih selalu membutuhkan orang tua untuk belajar menulis, berjalan, bermain, membaca dan lain sebagainya. Ketika beranjak dewasa jangkauan sosial anak semakin luas bahkan mulai tertarik menyukai lawan jenis atau istilah gaulnya terkena virus merah jambu. Hal ini memang wajar dan merupakan fitrah dari Tuhan yang diberikan kepada manusia. Tanpa adanya ketertarikan tersebut maka manusia tidak bisa berkembang biak. Cinta akan memunculkan nafsu seksual. Apabila nafsu tersebut disalurkan dengan cara yang halal atau sudah menikah maka justru mendatangkan pahala. Namun, jika digunakan belum pada waktunya justru akan menimbulkan dosa. Lingkungan sangat berpengaruh terhadap perilaku anak. Apabila anak bergaul dengan teman-teman yang sudah mempunyai pacar biasanya akan ikut-ikutan hanya karena tidak ingin dikatakan ketinggalan zaman. Salah satu cara untuk menjembatani anak agar terhindar dari pergaulan bebas adalah dengan sering mengikuti kajian-kajian seperti ini. Dengan demikian, anak akan selalu dikelilingi dengan teman-teman yang berperilaku positif. Demikian ulasan yang dapat saya sampaikan semoga Bapak Ibu bisa menjaga anaknya masing-masing agar selalu berada di lingkungan pergaulan yang baik. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Hati Ikhlas Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan sehingga kajian rutin ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar. Bapak Ibu yang dimuliakan Allah SWT, di sini saya akan menerangkan mengenai keutamaan ikhlas. Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah sudah seharusnya bersikap ikhlas terhadap setiap ketentuan baik maupun buruk yang diberikan oleh-Nya. Semua nikmat yang saat ini kita rasakan adalah pemberian dari Allah yang bisa diambil sewaktu-waktu. Di sinilah peran penting keikhlasan dalam menyikapi setiap ketetapan. Kenikmatan hidup yang telah diberikan kepada Anda tidak hanya berwujud nyata seperti harta, keluarga dan tahta saja. Namun, tanpa disadari banyak juga nikmat-nikmat yang tidak terlihat seperti bernafas, kesehatan dan lain-lain. Keikhlasan merupakan suatu nikmat yang luar biasa karena sulit untuk dipraktekkan. Namun, apabila di dalam jiwa sering dipupuk untuk merasakan ikhlas semata-mata hanya karena Allah maka akan tumbuh keimanan yang tidak akan ternilai harganya. Keikhlasan tidak bisa dibeli dengan uang. Oleh karena itu, saat memberi orang lain sesuatu maka sebaiknya dilakukan atas dasar ikhlas dan mengharapkan imbalan hanya dari Allah tanpa menyebutkan apa yang sudah diberi. Hal ini untuk mencegah orang yang diberi atau ditolong tersakiti. Sekian dari saya, semoga bermanfaat. Aamiin. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Hari Raya Idul Fitri Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pertama-tama marilah bersama-sama kita panjatkan puji syukur atas nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Tidak lupa shalawat dan salam kita haturkan kepada uswatun khasanah nabi Muhammad SAW semoga kita termasuk umatnya yang akan mendapat syafaat beliau di hari akhir. Para hadirin yang berbahagia, idul fitri adalah hari yang mulia. Semua umat Islam merayakan kemenangan karena selama satu bulan telah berhasil melaksanakan puasa dan memerangi hawa nafsu. Pada hari raya ini kita diharamkan untuk berpuasa, diberi pahala, dibebaskan dari siksa neraka dan para malaikat akan memohonkan ampunan kepada Allah. Kaum muslim diwajibkan untuk membayar zakat fitrah guna membersihkan diri baik lahir maupun batin sehingga amalan puasa kita selama bulan ramadhan akan diterima Allah SWT. Aamiin. Demikian apabila terdapat salah kata saya mohon maaf karena kebenaran hanyalah milik Allah semata. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Kematian Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah pada siang hari ini cuaca sangat cerah sehingga tidak menyurutkan niat kita untuk beribadah, mencari ilmu dan bersilaturahmi dalam majelis ini. Sudara-saudaraku yang dirahmati Allah, manusia tidak bersifat kekal dan suatu hari akan mengalami kematian. Hal ini seperti firman Allah dalam surat Ali Imran 3 185 yang artinya berbunyi “Setiap yang bernyawa akan mati. Sesungguhnya di hari kiamat pahala seseorang akan disempurnakan. Barang siapa dimasukkan ke surga dan dijauhkan dari neraka maka ia adalah orang yang beruntung. Kehidupan di dunia ini hanyalah sebuah kesenangan yang akan memperdaya.” Berdasarkan ayat tersebut dapat kita ketahui bahwa kematian itu sudah pasti dialami semua makhluk hidup. Saat ini kita dalam masa menunggu waktu itu tiba. Di dunia fana ini tidak ada yang kekal karena kehidupan di akhiratlah yang abadi. Apabila timbangan amal baik yang berat maka otomatis masuk surga, sebaliknya jika amal buruk lebih banyak maka akan dimasukkan ke neraka. Beruntunglah manusia yang semasa hidupnya banyak melakukan kebaikan. Namun, tanpa disadari manusia sering kali terlena dengan kenikmatan yang sementara seperti tahta, harta benda, wanita dan lain sebagainya padahal semua itu tidak dibawa mati. Kesenangan tersebut hanyalah semu belaka. Demikian semoga menjadi pengingat sekaligus motivasi untuk terus melakukan kebaikan di mana pun kita berada. Dengan demikian, jika sewaktu-waktu kematian itu datang kita telah memiliki bekal amal shaleh yang banyak. Aamiin. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kultum Singkat Tentang Ibu Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Bapak Ibu yang dimuliakan Allah SWT, marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas hidayah-Nya pada siang hari ini dapat berkumpul di masjid untuk thalabul ilmi. Ibu adalah sosok yang harus dihormati, dipatuhi dan ketika sudah lanjut usia sebagai anak berkewajiban untuk merawatnya. Hal ini seperti yang terdapat di surat Al-Isra’ Allah berfirman “Dan Tuhanmu memerintahkan agar hanya menyembah kepada Allah saja dan berbuat baiklah untuk Ibu dan Bapak. Orang tua terutama ibu harus kita hormati, bahkan berkata “ah” saja tidak diperbolehkan apalagi membentaknya. Hal ini dikarenakan seorang ibu telah bersusah payah mengandung, melahirkan dengan penuh perjuangan dan setelah anaknya lahir memberi kasih sayang tiada hentinya. Begitu besar jasa ibu kepada anaknya sehingga sudah sepantasnya jika surga itu berada di bawah telapak kakinya. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Anda diharapkan mampu mengisi kultum singkat setelah membaca contoh-contoh di atas. Anda dianjurkan terus meningkatkan wawasan dan pengetahuan agar semakin memperkaya materi untuk dibagikan kepada peserta. Lihat Juga Doa Setelah Sholat Tahajud Arti Ijtihad Kisah Nabi Ayyub Syirik adalah Doa Setelah Sholat Fardhu Pengertian Ceramah
Dalam Islam, kehidupan manusia di dunia ini hanyalah sementara. Pasalnya, kehidupan yang kekal adalah di akhirat ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Ghafir Ayat 39 yang berbunyi “Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan sementara dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal”.Untuk itu, sudah sepatutnya kita memanfaatkan hidup di dunia dengan semaksimal mungkin. Salah satunya dengan beribadah kepada Allah SWT dengan cara menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Lalu, untuk apa manusia hidup di dunia? Agar mengetahui lebih lanjut, simak contoh ceramah singkat tentang kehidupan berikut ini!1. Contoh ceramah singkat tentang tujuan hidupIlustrasi wanita menulis Warahmatullahi WabarakatuhMari kita awali ceramah pada hari ini dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT dan tidak lupa juga memberikan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya dan seluruh pengikutnya. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan kultum singkat tentang tujuan hidup manusia. Terkadang, manusia terlena dengan gemerlap keindahan dunia. Terbuai oleh kesenangan hidup. Bahkan, lupa dengan siapa yang menciptakan itu semua. Diberikan kenikmatan yang melimpah, tetapi malah banyak yang berpaling dari Allah SWT yang memberikan SWT menciptakan dunia dengan isinya, yang mana Allah menciptakan manusia untuk memakmurkan kehidupan dunia, demi kemaslahatan-kemaslahatan yang ada dalam kehidupan dunia. Namun Allah SWT mengingatkan dalam Al-Quran tentang hakikat dunia. Allah berfirman “Tidaklah kehidupan dunia, kecuali kesenangan yang menipu” QS. Al-Hadid 20.Dunia sangatlah menipu. Namun, tentunya bagi seorang mukmin, ketika ia melihat dunia ternyata kesenangan menipu, dunia fana, bahkan Al-Quran dan Hadis tidak pernah memuji dunia, tak pernah sekalipun dalam Al-Quran Allah Subhanahu wa Ta’ala memuji dunia. Rasulullah SAW pun juga tak pernah memuji dunia. Allah berfirman dalam Al-Quran memberikan pemisalan tentang kehidupan dunia. Allah berfirman “Ketahuilah, kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, demikian pula perhiasan, berbangga-bangga dengan banyaknya harta, berlomba-lomba memperbanyak anak dan keturunan, perumpamaannya seperti air hujan yang turun lalu kemudian tanaman-tanaman itu membuat kagum para petani, tapi kemudian tak lama tanaman itu menjadi kuning,lalu kemudian tanaman itu menjadi hancur“. QS. Al-Hadid 20.Maka seorang mukmin sadar bahwa dunia memang bukan tempatnya dia beristirahat, bukan. Namun, tempat ia bercocok tanam. Sebab, ia tahu bahwa setelah ia hidup di dunia ia akan menuju sebuah kehidupan yang lebih panjang. Seorang mukmin kemudian berpikir, buat apa ia mengejar dunia kemudian ia menggadaikan akhirat? Buat apa ia mengejar sesuatu yang fana kemudian ia merusak akhiratnya yang akan terus-menerus? Orang-orang yang mengejar dan merasa tentram di dunia merupakan orang-orang yang kultum mengenai tujuan hidup manusia yang saya sampaikan pada hari ini. Semoga dapat bermanfaat dan bisa dipetik pelajaran bagi kita semua. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Baca Juga 7 Ceramah Akhir Ramadan, Kupas Tuntas Keistimewaan Lailatul Qadar! 2. Contoh ceramah singkat tentang cinta pada duniailustrasi berdoa ProductionsAssalamualaikum Warahmatullahi WabarakatuhMari kita awali ceramah pada hari ini dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT dan tidak lupa juga memberikan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya dan seluruh pengikutnya. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan kultum singkat tentang cinta pada dunia dan enggan bertemu dengan SAW bersabda “Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.” HR. Muslim No. 2392. Hal ini merupakan peringatan bagi kita semua bahwa kita harus berhati-hati dalam menyikapi dunia. Sebab, cinta dunia berlebihan menimbulkan kebencian pada kematian. Ketakutan pada kematian ini merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh Rasulullah SAW yaitu Al Wahn. Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengingatkan kepada kita semua, “Hiduplah di dunia seakan-akan engkau merantau.” {Hadis ini sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhâri, no. 6416; at-Tirmidzi, no. 2333; Ibnu Mâjah no. 4114; Ahmad, II/24 dan 41; al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah, XIV/230, no. 4029; Ibnu Hibbân, at-Ta’lîqâtul Hisân– no. 696 dan lain-lain}Selain itu, kegilaan terhadap harta kekayaan merupakan jebakan yang nyata. Allah SWT berfirman bahwa harta menimbulkan sifat buruk bagi manusia serta membentuk watak yang dimurkai oleh Allah. “Sungguh manusia itu cenderung melampaui batas. Ketika melihat dirinya merasa kaya” QS. Al-Alaq[96] 7Perasaan memiliki segalanya membuat manusia lalai dan membuat manusia jauh dari Allah SWT. Tidak hanya itu, manusia dapat saling membunuh, saling jegal-menjegal dan menghalalkan segala cara, membuat kerusakan di muka bumi. Itulah watak pecinta karena itu, carilah harta yang halal dan tunaikan haknya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kita sebagai orang yang memanfaatkan dunia pada tempatnya sesuai dengan arahan Allah SWT pada Surat Al Qashash ayat 77 yang berbunyi “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari kenikmatan duniawi” QS. Al-Qashash 77Sekian kultum mengenai cinta pada dunia dan enggan bertemu dengan kematian yang saya sampaikan pada hari ini. Semoga dapat bermanfaat dan bisa dipetik pelajaran bagi kita semua. Wassalamualaikum Warahmatullahi Contoh ceramah singkat tentang perjalanan menuju akhiratilustrasi berdoa di dalam masjid jim_paveAssalamualaikum Warahmatullahi WabarakatuhMari kita awali ceramah pada hari ini dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT dan tidak lupa juga memberikan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya dan seluruh pengikutnya. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan kultum singkat tentang perjalanan yang akan dirasakan oleh semua makhluk hidup, yaitu perjalanan menuju yang saya hormati, pernahkah terpikirkan oleh hadirin semua mengenai suatu perjalanan yang tidak mungkin kita bisa kembali lagi pada dunia? Perjalanan seorang diri tanpa ditemani oleh anggota keluarga. Perjalanan yang jauh dan membawa bekal sesuai dengan apa yang dikumpulkan selama ini. Itulah yang disebut dengan perjalanan kematian merupakan perjalanan yang pasti dilalui oleh semua makhluk hidup. Hal ini sesuai dengan Surat Al Ankabut ayat 57 yang berbunyi “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan” QS. Al-Ankabut57.Perjalanan itu merupakan perjalanan yang tidak memungkinkan bagi penempuh untuk kembali. Oleh karena itu, kita semua harus bersiap selagi menunggu giliran untuk merasakan perjalanan tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak ada penyesalan dan berharap ingin kembali. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Mu’minun yang berbunyi “Hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku ke dunia. QS. Al-Mu’minun99. Manusia yang telah mati ingin kembali ke dunia untuk beribadah kepada Allah SWT. Mereka ingin mengulang waktu dan diberikan kesempatan untuk berbuat saleh dan bertakwa kepada Allah. Hal ini sebab, saat di dunia dahulu diberikan kesempatan oleh Allah SWT, ia berbuat lalai, lengah, kufur, dan yang pada akhirnya tinggal karena itu, mari kita persiapkan bekal untuk menempuh perjalanan itu. Semoga rahmat Allah SWT menyertai setiap langkah kita. Semoga Allah membimbing kita kepada jalan yang lurus, meneguhkan kita di atasnya, memberikan kita husnul khotimah serta keteguhan dalam kehidupan dunia maupun setelah mati. kultum mengenai perjalanan menuju kematian yang saya sampaikan pada hari ini. Semoga dapat bermanfaat dan bisa dipetik pelajaran bagi kita semua. Wassalamualaikum Warahmatullahi itulah beberapa contoh ceramah singkat tentang kehidupan yang dapat kamu ambil sisi positifnya. Hidup di dunia hanyalah sementara. Untuk itu, mari kita manfaatkan hidup ini untuk menebarkan kebaikan dan Shobihatunnisa Akmalia Baca Juga 5 Ceramah Singkat tentang Sedekah, Pahalanya Berlimpah
Khutbah Pertama إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ قال الله تعالى اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُم ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا Jamaah salat Jumat yang berbahagia… Alhamdulillah, atas nikmat dan karunia Allah pada siang hari ini kita masih dapat berjumpa untuk bersama-sama mengerjakan ibadah salat Jumat di hari yang sangat mulia ini dibandingkan hari-hari biasa lainnya yaitu Hari Jumat. Salawat beserta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw, kepada keluarganya dan sahabat-sahabatnya. Dan semoga kita termasuk umatnya yang mendapatkan syafaat kelak di Yaumul Qiyamah. Jamaah salat Jumat yang berbahagia.. Mahabbah cinta adalah salah satu nikmat rasa yang Allah anugerahkan kepada manusia sebagai bentuk sayangnya Allah kepada makhluk-Nya. Betapa pentingnya perasaan ini sampai dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad mengorelasikannya dengan keimanan. عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ لا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ “Dari Anas dari Nabi Saw bersabda Tidaklah beriman seseorang diantara kalian sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.”HR. Bukhari Hadis di atas menunjukkan bahwa keimanan seseorang dapat dikatakan sempurna apabila ia bisa mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri, sepanjang dalam hal kebaikan. Saudara yang dimaksud disini tidak terbatas hanya saudara kandung, saudara seayah atau seibu, akan tetapi lebih luas lagi mencakup saudara sesama manusia. Jamaah salat Jumat yang berbahagia… Perpecahan dan permusuhan tidak lagi menjadi fakta baru di lapangan. Dewasa ini, masyarakat tampak lebih mudah tersulut emosi yang kemudian berujung pada cacian dan hinaan hanya karena masalah-masalah furu. Perbedaan golongan, instansi, suku, atau bahkan mazhab yang dianut menjadi ranah sensitif yang rentan terjadi gesekan karena perbedaan pendapat. Ini adalah satu masalah besar yang harus mendapat atensi dari kaum muslimin. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, Nabi Muhammad menjanjikan kenikmatan besar berupa naungan pada Hari Kiamat bagi orang yang mencintai sesama saudaranya. عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِى ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ الإِمَامُ الْعَادِلُ ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِى عِبَادَةِ رَبِّهِ ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِى الْمَسَاجِدِ ، وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِى اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ… “Dari Abu Hurairah dari Nabi Saw bersabda Ada tujuh golongan orang beriman yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya yaitu pemimpin yang adil, seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Rabb-Nya, seseorang yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah mereka tidak bertemu kecuali karena Allah dan berpisah karena Allah”. HR Bukhari. Hadis di atas menjelaskan bagaimana Allah dan Rasul-Nya sangat memperhatikan dan menghargai kecintaan seorang hamba kepada hamba-Nya yang lain. Pada Hari Kiamat manusia akan dikumpulkan di Padang Mahsyar untuk menunggu hisab amal perbuatannya. Disini manusia akan merasa sangat kepayahan dan kondisi mereka tergantung pada amal yang mereka kumpulkan ketika berada di dunia. Maka akan sangat beruntunglah orang-orang yang mendapat naungan Allah pada hari itu. Jamaah salat Jumat yang berbahagia.. Nabi Muhammad diutus Allah bukan sekadar untuk menyebarkan agama Islam namun juga menyebarkan kedamaian dan perdamaian. Lupakah kita bagaimana Nabi Muhammad di bawah kepemimpinannya berhasil mempersatukan Kaum Aus dan Khazraj yang dalam sejarah disebutkan telah berselisih lebih dari 100 tahun? Atau kaum Muhajirin dan Anshar yang dari latar belakang ekonomi sangat berbeda namun mampu bersatu dan saling tolong menolong bahkan lebih erat dari saudara sedarah. Oleh karena itu, dengan meneladani kisah pada masa lalu tidak seharusnya umat Islam zaman sekarang mudah terprovokasi sehingga merenggangkan ukhuwah Islamiyah. Allah Swt sendiri memerintahkan وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا “Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali agama Allah dan janganlah kamu bercerai berai. Dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu masa jahiliyah bermusuh-musuhan maka Allah mempersatukan hatimu lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara.“Qs. Ali Imran 103 Jamaah salat Jumat yang berbahagia… Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam kehidupan bermasyarakat. Saling memberi, menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing sebagai sesama makhluk Tuhan merupakan satu cara untuk menjaga keberlangsungan hidup. Namun perlu disadari, ketergantungan dengan orang lain tidak akan langgeng bila hanya berdasarkan unsur kepentingan. Oleh karena itu, Nabi Muhammad menganjurkan agar mencintai sesama manusia secara tulus karena Allah dan tidak boleh melebihi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya. Sesuai dengan sabdanya ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ طَعْمَ الإِيمَانِ مَنْ كَانَ يُحِبُّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ وَمَنْ كَانَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَمَنْ كَانَ أَنْ يُلْقَى فِى النَّارِ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَنْ يَرْجِعَ فِى الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ » “Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang ia akan mendapatkan manisnya iman yaitu orang yang mencintai seseorang namun tidak mencintainya kecuali karena Allah, orang yang menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya, dan orang yang lebih cinta dimasukkan ke dalam neraka daripada kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya.” HR. Muslim Hadis di atas menjadi semacam batasan untuk kita semua agar kadar cinta yang kita berikan kepada manusia tidak melebihi kadar cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya. Mengapa demikian? Berlebihan mencintai manusia membuat manusia lalai karena hakikat mencintai adalah berusaha memberi yang terbaik kepada yang dicintai bahkan terkadang mampu mengorbankan apapun demi orang yang dicintai. Sehingga ketika menempatkan Allah dan Rasul-Nya di tingkatan teratas, kita akan mendahulukan ketaatan akan segala syariat yang Allah tetapkan dan meneladani setiap sunnah yang Nabi kerjakan. Demikianlah khutbah pertama ini. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan taufiq-Nya. Aminn.. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ إِنَّهُ هُوَ السَمِيْعُ العَلِيْمُ Khutbah Kedua الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَافِ الأَنْبِيَاءِ وَالمرْسَلِيْنَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ Jamaah salat Jum’at yang berbahagia… Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menguatkan cinta karena Allah, antara lain Mengabarkan kepada orang yang dicintai bahwa kita mencintainya karena Allah Sebagaimana disebutkan dalam hadis “Apabila salah seorang dari kalian mencintai saudaranya, hendaklah dia mengutarakan kepadanya.” HR. Bukhari Menebar salam Nabi Muhammad bersabda “maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang apabila kalian melakukannya niscaya kalian akan saling cinta? Tebarkanlah salam di antara kalian.” HR. Muslim Saling memberi hadiah “Saling beri hadiahlah, niscaya kalian akan saling mencintai.” HR. Bukhari Memelihara ziarah Nabi bersabda “Berkunjunglah secara berkala, niscaya kamu akan bertambah cinta.” Saling antusias terhadap ketaatan dan meninggalkan maksiat “Tidaklah dua orang saling mencintai lalu terpisah antara keduanya melainkan pasti disebabkan dosa yang diperbuat salah satu dari mereka.” Jamaah salat Jumat yang berbahagia… Berbahagialah orang-orang yang senantiasa menyebarkan kebaikan dan kerukunan sementara di dalam hatinya tertanam kuat kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya. Semoga kita termasuk di antara orang-orang tersebut. Aminnn… إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ. يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ، اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ. رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَصَلى الله وسَلم عَلَى مُحَمد تسليمًا كَثيْرًا وآخر دَعْوَانَا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. Penulis Dewi Umaroh dan Ilham Ibrahim Hits 19942
Contoh Ceramah Singkat Tentang Cinta Menurut IslamAssalamualaikum warahmatullahi Juga Tahapan Proses Sintesis Protein Singkat dan PenjelasannyaMarilah kita semua memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Berkat izin dari-Nya, kita semua bisa di tempat yang mudah-mudahan dimuliakan ini. Shalawat serta salam, kita ucapkan untuk mencurahkannya kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW, keluarga, dan kultum singkat kali ini, kami akan membahas soal cinta dari perspektif Islam. Siapapun orangnya pasti pernah merasakan cinta, karenanya kami yakin semuanya sudah tidak asing lagi dengan namanya “cinta” atau jatuh Islam, cinta diberi hukum haram! Bagaimana maksudnya? Tentu, cinta haram yang kami maksud adalah cinta yang mendekatkan diri antara dua manusia ke lubang perzinahan, misalnya pacaran. Itu satu sisi lain, ada juga cinta yang diberi hukum wajib! Seperti apa cinta itu? Yaitu, cinta kepada Allah dan Rasulnya, dan kepada Al-Quran. Itulah cinta wajib dan memiliki derajat tertinggi. Hal-hal inilah yang akan membuat seseorang untuk terus istiqomah dalam menunaikan ibadah kepada-Nya. Shalat tepat pada waktunya, mengaji dan mengkaji Al-Quran dan Al-Hadist, menuntut ilmu, menyerukan kebaikan kepada orang lain merupakan bentuk-bentuk cinta hamba kepada akan dianggap bohong jika mengaku cinta kepada Allah SWT, tapi tidak melaksanakan perintah-Nya. Dalam bukunya Doktor A’id menyebutkan dua hal tentang cinta, yaituCinta duniawi merupakan cinta yang berkaitan dengan hal-hal duniawi. Ini merupakan cinta monyet, cinta murahan, dan cinta bersenda gurau ilahiyah merupakan cinta yang berkaitan diketahui sebagai cinta langit. Sebab, kita mencintai dengan tataran yang lebih tinggi yang berfungsi untuk materi ceramah singkat tentang cinta yang bisa saya sampaikan. Lebih kurangnya, kami mohon maaf dan ucapkan terima taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh.
Kumpulan Materi Kultum Singkat Yang Menarik Tips-Tips dalam Islam ini adalah untaian mutiara nasihat oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Hafidzahullahu Ta’ala. Lihat kultum lainnya melalui link ini. Materi kultum singkat Tips Ketika Jatuh Cinta الحمد لله، والصلاه والسلام على رسول الله.. Yang namanya jatuh cinta itu pasti dialami oleh setiap manusia. Karena manusia itu diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala yang namanya cinta. Cinta kepada wanita, cinta kepada harta, cinta kepada jabatan, cinta kepada sesuatu, itu pasti. Allah Ta’ala berfirman زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ “Dihiarkan kepada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.” QS. Ali-Imran[3] 14 Nah, saat kita dilanda jatuh cinta kepada sesuatu, apa yang harus kita lakukan? Ada beberapa poin yang harus diperhatikan, saudaraku.. Supaya cinta itu tidak menjadi petaka dalam hidup kita. Karena cinta bisa menjadi malapetaka untuk hidup kita. 1. Tanyakan Apa Manfaatnya? Yang pertama tanyakan, “saya mencintai sesuatu tersebut apa manfaatnya buat saya?” Karena percuma apabila kita mencintai sesuatu yang ternyata tidak memberikan manfaat untuk hidup kita, tidak pula akhirat kita, tidak pula agama kita. Karena seorang mukmin itu berusaha untuk meninggalkan perkara yang tidak ada manfaatnya. Bahkan dalam masalah cinta. Mencintai sesuatu yang tidak ada manfaatnya pun adalah perkara yang hendaknya kita berusaha untuk tinggalkan. Makanya Allah berfirman قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ﴿١﴾ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ ﴿٢﴾ وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ ﴿٣﴾ “Sungguh beruntung orang yang beriman, siapa dia? Yaitu orang yang khusyuk dalam shalatnya. siapa lagi? Orang yang berpaling dari pada perkara yang sia-sia.” QS. Al-Mu’minun[23] 2 Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda مِنْ حُسْنِ إسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ “Diantara tanda kebaikan Islam seseorang dia tinggalkan perkara yang tidak ada manfaatnya.” HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah 2. Tautkan dengan Ridha Allah Kita harus berusaha untuk mengikat cinta kita dengan keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena percuma, cinta yang tidak diikat dengan keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala itu adalah merupakan cinta yang tidak ada manfaatnya. Al Imam Ibnu Qayyim Rahimahullah dalam kitab beliau yang bagus sekali, beliau mengatakan bahwa عشرة أشياء ضائعة لا ينتفع بها ada 10 perkara yang tidak ada manfaatnya. Apa 10 perkara tersebut? Diantaranya ومحبة لا تتقيد برضاء المحبوب وامتثال أوامره “Cinta yang tidak diikat dengan keridha’an Allah, pelaksanaan atas perintah-perintahNya dan keta’atan kepada Nya.” Maka itu cinta yang tidak ada manfaatnya sama sekali. 3. Gunakan Akal Pikiran Saat kita jatuh cinta -terutama kepada wanita lawan jenis - jangan sampai cinta mengalahkan akal pikiran kita. Ingat, manusia diberikan kelebihan oleh Allah dengan akal pikirannya. Akal pikiran bisa menjadi lumpuh total saat ia dikuasai oleh syahwat. Ketika syahwat menguasai, seringkali akal pikiran itu lumpuh total. Lihat saja, pemuda-pemudi yang sedang jatuh cinta. Mereka menganggap bahwa pasangannyalah yang terbaik menurut dia. Terkadang seribu nasihat yang diberikan oleh orang-orang yang sudah berpengalaman pun tidak akan didengar lagi. Kenapa? Karena akal pikirannya sudah tumpul akibat dari pada cinta tersebut yang ternyata cinta tersebut tidak diikat dengan keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka jangan sampai cinta itu menghilangkan akal kita. Tetap kita berpikir secara jernih. Apakah cinta ini sesuatu yang diridhai oleh Allah atau tidak. Maka saudaraku sekalian, Saat kita jatuh cinta, coba kita berpikir, “apa manfaatnya daripada cinta saya tersebut?” 4. Kehilangan Kesempatan Berdzikir Kita senantiasa merenung, “Saat saya jatuh cinta, saya sering ingat dia, ingat, ingat, ingat. MasyaAllah..” Bayangkan ketika kita mengingat dia, mengingat dia, mengingat dia, berapa banyak kesempatan yang hilang untuk berdzikir kepada Allah? Bahkan ada sepasang sejoli yang sudah sangat jatuh cinta sampai-sampai dalam setiap keadaan selalu ingat pasangannya. Bayangkan.. Akhirnya apa? Mengingat wanita ataupun lelaki yang bukan mahramnya saja itu sudah dosa. Padahal belum tentu jodoh di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, belum tentu baik. Maka subhanallah.. Coba kita merenung berapa banyak kalau begitu kesempatan-kesempatan untuk berdzikir kepada Allah telah hilang. Na’udzubillah Nas’alullah as salamah wal afiah. 5. Terjerumus kedalam Kesyirikan Yang lebih mengerikan lagi, dan ini adalah poin yang harus diperhatikan sekali. Jangan sampai cinta itu berubah menjadi kesyirikan. Jangan sampai cinta itu menjerumuskan kita ke dalam api neraka. Bagaimana bisa? Bisa! Bukankah syirik yang pertama kali muncul di dunia adalah syirik cinta? Dizaman Nabi Nuh, mereka sangat mencintai para wali yang kemudian akhirnya para wali ketika telah meninggal dunia dibikinlah monumen-monumen dan gambar-gambar dalam rangka untuk lebih memotivasi ibadah. Tapi kemudian lama-kelamaan berubah menjadi penyembahan. Makanya kata para ulama, cinta bisa berubah menjadi ibadah ketika disertai dengan pengagungan kepada yang dicintai, ketundukan dan tadharru’ kepada yang dicintai disertai dengan penghinaan kepadanya. Kalau sudah sampai derajat tersebut, kita sudah mengambil tandingan selain Allah. Allah berfirman وَمِنَ النَّاسِ مَن يَتَّخِذُ مِن دُونِ اللَّـهِ أَندَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّـهِ ۖ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّـهِ “Dan diantara manusia ada yang mengambil tandingan-tandingan selain Allah. Mereka mencintai tandingan tersebut seperti mencintai Allah.” QS. Al-Baqarah[2]165 Subhanallah.. Ini cinta yang terlarang, bahkan terlaknat. Bisa menyebabkan pelakunya apabila ia wafat, kekal dalam api neraka. Karena ia telah mempersekutukan Allah Jalla wa Ala. Musibah! Ketika cinta menyebabkan kita lebih mendahulukan yang kita cintai daripada perintah Allah dan RasulNya, musibah! Ketika kita lebih mencintai -misalnya- permainan. Terdengar adzan kita tak pedulikan sama sekali. Kita lebih mencintai seseorang yang orang itu ketika meminta bertemu dengan kita -padahal dia bukan mahram kita- kita tidak pedulikan lagi larangan-larangan Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita lebih mendahulukan syahwat kita, hawa nafsu kita. Sehingga akhirnya saudaraku, cinta itu hakikatnya malapetaka untuk hidupmu. Nah, inilah beberapa tips bagi anda yang sedang jatuh cinta. Perhatikan! Jangan sampai cinta anda menjadi malapetaka dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Na’udzubillah.. وب الله توفيق Download mp3 kultum singkat Tips Jatuh Cinta Materi kultum singkat Tips Menghadapi Futur الحمد لله، والصلاه والسلام على رسول الله.. Ketika kita futur, apa yang harus kita lakukan? Karena yang namanya manusia, tidak akan selamanya semangat terus. Pasti ada masa-masa futur. Dan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pun juga sudah memberitahukan itu. Kata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam hadits riwayat Imam Ahmad dan yang lainnya إِنَّ لِكُلِّ عَمَلٍ شِرَّةً , وَلِكُلِّ شِرَّةٍ فَتْرَةٌ “Setiap amal itu ada masa-masa semangat dan setiap masa semangat ada masa futurnya turunnya” Di sini Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam memberikan kepada kita sebuah tips bagaimana kita saat futur. Kata Rasulullah فَمَنْ كَانَتْ فَتْرَتُهُ إِلَى سُنَّتِي فَقَدِ اهْتَدَى “Siapa yang masa futurnya kepada sunnah lagi, ia sungguh dapat hidayah.” وَمَنْ كَانَتْ فَتْرَتُهُ إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ فَقَدْ هَلَكَ “Dan siapa yang masa futurnya bukan kepada sunnah, sungguh ia telah binasa.” Nah, ketika kita futur. Misalnya kita lagi semangat baca Quran, baca Quran, baca Quran, dan ternyata qadarullah saat semangat, semangat, semangat, semangat, semangat naik terus, ada masa-masa futurnya. Maka disaat itu yang kita lakukan coba kita berpindah kepada sunnah lagi. Kita futur dari membaca Al-Qur’an, coba kita pindah baca kitab-kitab yang bermanfaat. Lalu yang binasa itu siapa? Ketika ada orang yang futur dari baca Qur’an pindah baca koran. Nah, seperti ini binasa. Maka ketika kita menghadapi futur seperti itu dalam suatu amalan, coba kita pindah kepada amalan lain yang kita semangat padanya. Hal ini supaya kita berpindah dari sunnah menuju sunnah lagi. Maka ini futur yang bersifat parsial pada amalan tertentu. Ada futur yang sifatnya menyeluruh, dan ini bahaya. Biasanya futur seperti ini akibat maksiat dan dosa. Karena kata Al-Imam Ibnu Qayyim Rahimahullah المعاصي تضعف القلوب “Maksiat itu membuat hati lemah.” Maka ketika kita banyak maksiat, kita pernah melakukan maksiat, akibatnya hati kita lemah. Di saat hati kita lemah akhirnya beratlah kita untuk mengamalkan kebaikan. Disaat itu apa yang harus kita lakukan? Segera kita istighfar kepada Allah, banyak kita bertaubat kepada Allah, minta ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kemudian kita berusaha untuk mujahadah berjihad kembali untuk membiasakan amalan shalih yang sudah mulai futur tersebut. Tidak boleh kita biarkan. Kalau kita misalnya sudah mulai futur lalu kita biarkan, biarkan, biarkan, sampai akhirnya semangat kita untuk beribadah hilang sama sekali. Ini sangat berbahaya tentunya. Maka harus kita berjihad melawan hawa nafsu kita. Allah berfirman وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا “Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami, Kami akan berikan ia hidayah kepada jalan-jalan Kami yang lain.” QS. Al-Ankabut[29] 69 Artinya kalau kita berjihad melawan hawa nafsu kita, untuk melawan kefuturan kita, untuk terus kita beramal shalih, maka Allah akan membukakan pintu-pintu kebaikan yang lainnya sehingga kita mampu untuk melakukan amalan-amalan kebaikan yang lainnya. Maka disinilah, saudaraku.. Disaat futur, jangan biarkan! Pergilah Anda kepada orang shalih atau seorang Ustadz atau teman Anda yang MasyaAllah bisa memberikan nasihat. Saat kita futur, pergilah kepada mereka-mereka yang MasyaAllah kita yakin dia punya ilmu. Minta nasihat kepadanya supaya kita bisa kembali semangat didalam beramal shalih. Ketika kita futur, juga kita berusaha membuka kitab-kitab para ulama, bagaimana biografi kehidupan mereka. Ketika kita melihat bagaimana para ulama semangat mereka didalam beramal shalih, kita juga baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang memberikan motivasi dalam amal. Misalnya ketika kita sudah mulai futur menuntut ilmu, kembali kita membaca bagaimana pahala menuntut ilmu Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bagaimana Salaf terdahulu menuntut ilmu. Ketika kita sudah mulai futur shalat tahajud, kembali kita baca bagaimana pahala yang besar daripada shalat tahajud dan bagaimana balasan yang Allah berikan kepada orang yang shalat tahajud. Sehingga pada waktu itu kita kembali semangat. Maka dari itulah saudaraku, jangan biarkan futur itu terus menghinggapi hati kita. Jangan biarkan futur itu terus menghantui keimanan kita. Harus kita lawan. Kita harus terus bersemangat. Kita ingin berusaha seperti para Nabi. Allah berfirman وَكَأَيِّن مِّن نَّبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّـهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا ۗ وَاللَّـهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ ﴿١٤٦﴾ “Berapa banyak para Nabi yang berperang bersama sahabat-sahabatnya, mereka tidak lemah terhadap musibah yang menimpa mereka, mereka pun tidak menjadi futur akibat daripada rintangan yang mereka hadapi. Tapi mereka terus bertawakal kepada Allah dan Allah cinta kepada orang-orang yang sabar.” QS. Ali-Imran[3] 146 Nah, saudaraku sekalian. Semangat itu harus dikobarkan terus. Jangan sampai padam. Jangan biarkan semangat itu lama-kelamaan kemudian padam. Karena itu akan menyebabkan kita binasa dalam api neraka. Na’udzubillah Nas’alullah as salamah wal afiah.. Download mp3 kultum singkat Tips Menghadapi Futur Materi kultum singkat Tips Mengatasi Kegalauan الحمد لله، والصلاه والسلام على رسول الله.. Kita pernah merasakan kegalauan, kegelisahan, kegundahan, yang tentunya membuat hati kita tidak enak. Ketahuilah saudaraku, bahwa gundah-gulana atau kegalauan itu ada dua keadaan. Keadaan yang pertama karena ada sebab. Biasanya karena terlalu menginginkan sesuatu. Terlebih ketika hati kita sangat menginginkan dunia. Entah itu berupa harta ataupun berupa kedudukan ataupun berupa perkara-perkara lain dari urusan dunia. Ketika hati kita sangat menginginkannya, bahkan kita khawatir tidak mendapatkannya, hati kita sering gundah-gulanah dan galau. Apalagi di saat kita tidak berhasil mendapatkannya, kita menjadi sedih sekali. Memang demikian orang yang terlalu menginginkan dunia biasanya dia akan cepat galau, dia akan cepat gundah-gulana. Maka dari itu jangan sampai keinginan kita yang terbesar adalah kehidupan dunia. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda مَنْ كَانَتْ الدُّنْيَا هَمَّهُ فَرَّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ “Siapa yang keinginan terbesarnya adalah dunia, Allah akan cerai beraikan urusannya” Artinya hatinya menjadi lemah, cepat galau, cepat gelisah. وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ “dan Allah akan jadikan kefakiran di pelupuk matanya.” Ia tidak pernah merasa qanaah, tidak pernah merasa cukup dengan apa yang Allah berikan kepadanya. وَلَمْ يَأْتِهِ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ “dan dunia pun tidak akan mendatanginya kecuali sesuai dengan yang ditakdirkan saja untuknya.” HR. Tirmidzi Maka ini adalah merupakan akibat dari pada terlalu kita mengharapkan dan menginginkan dunia. Akhirnya sering kali hati kita ditimpa kegalauan. Ada lagi galau yang datang tiba-tiba tanpa sebab. Tiba-tiba hati kita galau, tiba-tiba hati kita sedih. Kenapa itu bisa terjadi? Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah dalam kitab majmu fatawa menyebutkan bahwa galau atau kegundahan seperti itu biasanya akibat dari pada dosa atau kita pernah menginginkan berbuat dosa dan memikirkan dosa. Akhirnya Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kepada kita sanksi dengan cara dijadikan hati kita galau, gundah-gulana, tanpa sebab. Aneh, tiba-tiba hati kita tidak tenang, tidak tentram, gundah-gulana dan yang lainnya. Yang seperti ini apa obatnya? Tentu kita obati dengan banyak istighfar kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Disaat hati kita tidak tentram, hati kita tidak tenang tanpa sebab, maka itu biasanya akibat dari pada dosa yang kita pernah lakukan atau dosa yang pernah kita pikirkan. Maka banyak kita istigfar kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, banyak kita memohon dan bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dengan cara itu insyaAllah akan hilanglah kegalauan tersebut. Apa yang kita lakukan ketika galau? 1. Banyak berdzikir kepada Allah Karena tidak ada sesuatu yang bermanfaat untuk hati yang galau dari berdzikir kepada Allah. Karena dengan berdzikir itulah hati menjadi tenang dan tentram. Allah Ta’ala berfirman أَلَا بِذِكْرِ اللَّـهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “Ketahuilah hanya dengan berdzikir kepada Allah hati menjadi tenang dan tentram.” QS. Ar-Ra’d[13] 28 2. Memperbanyak baca Qur’an Karena Al-Qur’an adalah obat apa yang ada di dalam hati. Allah berfirman dalam surat Yunus ayat 57 يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ﴿٥٧﴾ “Wahai manusia, telah datang kepada kamu peringatan dari Rabbmu dan penyembuh apa yang ada di dadamu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” QS. Yunus[10] 57 Berarti Al-Qur’an adalah penyembuh. Sedangkan galau, gundah-gulana, itu merupakan penyakit hati. Maka Al-Qur’an disebut oleh Allah sebagai penyembuh apa yang ada di hati. Maka disaat itu kita banyak membaca Al-Qur’an, mentadabburi Al-Qur’an, insyaAllah dengan cara seperti itu hilanglah kegalauan kita. 3. Banyak-banyak kita mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala Kita harus ingat, sesuatu yang kita harapkan, yang kita inginkan, tidak mungkin bisa kita raih kecuali dengan izin dari Allah. Apabila kita bertawakal hanya kepada Allah dan kita serahkan semuanya kepada Allah, dan kita berusaha untuk ridha dengan ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala, insyaAllah hati kita tidak akan gundah-gulana, hati kita tidak akan galau. Kenapa? Karena hati kita sudah menyerahkan semuanya kepada Allah yang terbaik. Apa yang terbaik di sisi Allah, itulah yang kita terima dan kita berusaha untuk ridha menerimanya. 4. Jangan Mengadu Kepada Manusia Disaat kita gundah-gulana, disaat kita galau, jangan sekali-kali kita mengeluh dan mengadu kepada manusia. Karena mengadu kepada manusia tidak ada manfaatnya sama sekali. Adukanlah kepada Allah. Sebagaimana Nabi Ya’qub ketika sedih karena kehilangan anaknya yang bernama Nabi Yusuf Alaihish Shalatu was Salam, maka ia berkata إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّـهِ “Sesungguhnya aku hanya mengadukan kesedihanku, kesusahanku, hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” QS. Yusuf[12] 86 Saudaraku sekalian, Maka dari itu disaat kita ditimpa kegalauan, gundah-gulana, segera kita obati dengan hal-hal seperti itu. Dan kita berusaha untuk menjadikan hati kita hati yang tenang dan tentram dengan obat Al-Qur’an, obat dzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Download Materi kultum singkat Tips Mengatasi Kegalauan Materi kultum singkat Tips Ketika Sakit الحمد لله، والصلاه والسلام على رسول الله نبينا محمد واله وصحبه ومن والاه، أشهد أنَ لا إله إِلاَ الله وحده لا شريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله، أما بعد Jika kita sakit, kita diperintahkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk berobat. Kata Rasulullah تَدَاوَوْا يَا عِبَادَ اللَّهِ “Berobatlah wahai hamba Allah” HR. Tirmidzi Namun ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam masalah yang berhubungan dengan berobat. Apa itu? 1. Dianjurkan Berobat adalah perkara yang dianjurkan oleh syariat dan tidak meniadakan sama sekali perintah untuk sabar dengan ketentuan Allah dan ridha dengan takdir Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena yang menganjurkan kita untuk berobat adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda تَدَاوَوْا يَا عِبَادَ اللَّهِ “Hendaklah kalian berobat wahai hamba Allah” HR. Tirmidzi Maka tentu yang Rasullah Shallallahu Alaihi wa Sallam anjurkan kepada umatnya itu adalah berasal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Memang kita diperintahkan untuk sabar menghadapi ketentuan Allah. Tapi bukan berarti sabar itu diam. Sabar hendaknya disertai dengan adanya usaha. Ketika kita sakit, kita diperintahkan untuk berusaha mencari kesembuhan dengan cara kita berobat. Sama halnya ketika kita lapar. Lapar adalah takdir, tapi apakah berarti kita sabar saja terus lapar? Tidak! Kita berusaha untuk mencari makan. Nah, berobat merupakan perkara yang dianjurkan oleh syariat. Lalu mana yang lebih utama antara berobat atau tidak berobat? Jawab Yang lebih sesuai dengan sunnah adalah berobat. Walaupun memang para ulama mengatakan apabila ia tidak berobat dan ia lebih memilih sabar, silakan saja. Tapi yang sesuai dengan perintah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah berobat. Ini adalah perkara pertama yang harus diperhatikan. 2. Berobat adalah wasilah Ketika kita berobat, niat kita adalah sebagai mencari usaha kesembuhan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jadikan berobat itu sebagai wasilah. Jangan jadikan berobat itu sebagai tujuan. Maksudnya kita wajib meyakini bahwa yang memberikan kesembuhan hanya Allah. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk berusaha mencari kesembuhan tersebut. Yaitu dengan cara berobat. Adapun kalau kita jadikan berobat sebagai tujuan, terkadang kita menganggap bahwa kesembuhan itu karena berobat. Memang betul kesembuhan itu diantara sebabnya adalah berobat. Tapi yang paling utama harus kita yakini bahwa kesembuhan itu semuanya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Makanya Allah Ta’ala berfirman وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ ﴿٨٠﴾ “dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,” QS. Asy-Syu’ara[26] 80 3. Bersandar kepada Allah Perkara yang ke-3 yang harus kita yakini bahwa ketika kita berobat hati kita tetap bersandar kepada Allah. Jangan sampai hati kita bersandarnya kepada dokter, jangan sampai hati kita bersandarnya kepada obat. Karena sudah kita sebutkan tadi bahwa yang menyembuhkan adalah Allah. Adapun dokter dan obat adalah wasilah dan sebab. Terkadang ada orang yang sudah berobat ke dokter, tapi ternyata belum Allah kasih kesembuhan. Dia sudah makan berbagai macam obat, tapi ternyata qadarullah belum diberikan kesembuhan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka dari itu saudaraku sekalian, kalau kita berobat tapi hati kita bersandar kepada dokter, maka ini bisa masuk kepada jenis kesyirikan. Kita berobat tapi hati kita bersandar kepada obat, ini juga adalah merupakan salah satu jenis kesyirikan. 4. Menjaga Ucapan Jangan sampai kita mengucapkan kata-kata yang berbau syirik. Contoh ketika kita sembuh kita berkata, “obat ini yang menyembuhkan saya/dokter yang menyembuhkan saya.” Saya katakan bahwa ini ucapan yang berbau kesyirikan. Karena yang menyembuhkan hanyalah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yang tepat kita katakan, “Allah menyembuhkan saya melalui dokter ini/Allah menyembuhkan saya melalui obat ini.” Semua karunia dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan pemberian dariNya. Nah, ini yang benar saudara-saudaraku sekalian. Terkadang sebagian orang mengucapkan kata-kata yang sebetulnya tidak pantas untuk diucapkan. Seperti mengatakan bahwa dokter yang bisa menyembuhkan, obat bisa menyembuhkan. Kita katakan bahwa yang menyembuhkan secara hakiki hanyalah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Adapun obat dan dokter itu adalah hanya sebatas wasilah. 5. Sabar Jika kita sudah berobat dan kesembuhan belum pula datang, kewajiban kita adalah bersabar dan terus kita bertawakal kepada Allah dan serahkan semuanya kepada Allah. Terkadang ada orang yang sudah berobat, berobat dan berobat tapi kemudian belum diberikan kesembuhan oleh Allah. Lalu yang muncul adalah putus asa. Bahkan na’udzubillah sampai kepada derajat seseorang su’udzan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka ini tentu berbahaya sekali akan aqidah dia. Maka disaat kita belum diberikan oleh Allah kesembuhan, kewajiban kita sabar, kewajiban kita ridha dengan ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala. 6. Berharap Pahala dan Ampunan Perkara yang berakhir adalah hendaknya kita berharap pahala di sisi Allah dan ampunan disisiNya. Karena semua penyakit yang menimpa seorang mukmin itu hakikatnya adalah menggugurkan dosa dia dan mengangkat pahala dia. MasyaAllah.. Kata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيْبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلَّا حَطَّ اللَّهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا “Tidak ada seorang muslim yang tertimpa cobaan berupa sakit maupun selainnya, melainkan dihapuskan oleh Allah Ta’ala dosa-dosanya, seperti sebatang pohon yang menggugurkan daunnya.” HR. Muslim Maka ketika kita sakit kita selalu berharap, “mudah-mudahan Allah dengan sakit saya ini, Allah ampuni dosa-dosa saya.” Kita selalu ingat akan dosa-dosa kita. Kita berharap, “mudah-mudahan dengan sakit ini Allah angkat derajat saya. Sehingga saat itu kita bisa lebih kuat kesabaran kita dan lebih ridha dengan ketentuan yang Allah berikan kepada kita.” Dan jangan lupa saudaraku, kita banyak berdo’a. Berdo’a supaya disabarkan, berdo’a supaya dijadikan hati kita ridha. Makanya diantara perkara yang Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam meminta kepada Allah وَأَسْأَلُكَ الرِّضَا بَعْدَ الْقَضَاءِ “Ya Allah aku minta kepada Engkau keridhaan setelah takdir dan ketentuan yang Engkau berikan kepadaku.” HR. An-Nasa’i dan Ahmad Karena memang untuk ridha dengan ketentuan Allah itu butuh keimanan. Inilah beberapa tips atau beberapa perkara yang hendaknya diperhatikan ketika kita diberikan oleh Allah sakit. Semoga ini bermanfaat buat kita semuanya. وب الله توفيق، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ Download mp3 kultum singkat Tips Ketika Sakit Materi kultum singkat Tips Untuk Para Jomblo الحمد لله، والصلاه والسلام على رسول الله.. Buat para jomblo, ada tips untuk kalian tentang bagaimana cara mencari jodoh. Mencari jodoh itu bisa dikatakan susah-susah gampang atau gampang-gampang susah. Namun tentunya bagi para jomblo yang ingin menikah, hendaklah yang menjadi tolak ukur yang paling utama dan yang paling pertama adalah agama. Karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda تُنْكحُ الْمَرْأَةُ لأرْبَعٍ “Wanita itu dinikahi karena empat” Yaitu ولِجَمَالها kecantikannya لمالها hartanya ولِحَسَبها keturunannya وَلدينها agamanya Kata Rasulullah apa? فَاظْفَرْ بذاتِ الدِّينِ تَربَتْ يَدَاكَ “Maka carilah oleh kamu yang memiliki agama, niscaya kamu akan beruntung.” Karena kecantikan akan pudar, sedangkan agama tidak. Secantik apapun ketika anda telah memilikinya, pasti ada rasa bosan. Lalu Anda akan melihat dan melirik wanita lain yang lebih cantik. Tapi untuk agama, itulah kebahagiaan. Oleh karena itulah Anda yang ingin mencari jodoh, hendaknya tolak ukur yang pertama dan parameter yang pertama kamu jadikan acuan adalah “Dia wanita sholehah atau bukan? Dia wanita yang punya akhlak dan agama atau tidak?” Itu acuan kita. Nah, ketika kita ingin mendapatkannya ini, apa yang harus kita lakukan? Saya ingin mendapatkan wanita yang shalihah, sesuai dengan idaman saya. Bagaimana yang kita lakukan? 1. Menghubungi Teman-Teman Shalih Kita bisa menghubungi teman-teman yang sudah lama ngaji yang barangkali dia punya relasi atau teman-teman yang sudah menikah lalu barangkali istrinya bisa mencarikan akhwat-akhwat yang juga yang masih jomblo. Sehingga pada waktu itu dengan cara kita meminta dicarikan dengan teman-teman yang shalih dan shalihah, barangkali kita bisa mendapatkan yang shalih dan shalihah. Dalam hal ini kita berusaha untuk taawun alal birri wa taqwa saling bahu-membahu, saling tolong menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan. Namun ingat, kalau kita ingin mendapatkan istri yang shalihah, kita pun juga harus menjadi lelaki yang shalih. Jangan sampai “Saya ingin punya wanita yang shalihah, yang hafidzah”, tapi sementara dirinya sendiri masih jauh dari keshalihan. Bagaimana? Ada orang bertanya, “Ustadz, saya ingin punya istri seperti Khadijah.” Saya katakan kepada dia, “Kalau begitu kamu harus seperti Rasulullah.” Berkhayal ingin punya istri seperti Khadijah sementara kita tidak seperti Rasulullah. Kita ingin punya istri seperti Fatimah, tapi kita tidak seperti Ali bin Abi Thalib. Maka kita pun juga harus memperbaiki diri. Ini tips yang pertama.. yaitu kita coba cari tahu teman-teman kita terutama yang sudah menikah, relasi-relasi, untuk kita hubungi mereka barangkali ada akhwat yang juga masih jomblo dan siap menikah. Kalau sudah kita mendapatkannya, apa yang kita lakukan? 2. Nadzor melihat Nah, Islam menganjurkan kita untuk nadzor. Hal ini sebagaimana Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda انظر إليها “Lihatlah wanita yang hendak kamu nikahi itu” Namun kata Syaikh Utsaimin Rahimahullah bahwa nadzor boleh dilakukan dengan beberapa syarat 1. Sudah ada keingingn kuat untuk menikah. Sehingga tidak seperti orang yang sebatas melihat-lihat saja. Ini haram hukumnya, saudaraku. 2. Tidak boleh berdua-duaan dengan wanita tersebut saat nadzor. Wajib ditemani oleh walinya. Maka dari itu kalau kita ingin menadzor seorang akhwat kita harus menghubungi walinya terlebih dahulu. Misalnya dengan cara telepon, “Maaf Pak, saya boleh nggak nadzor putri Bapak, saya ingin menikah.” Kalau walinya tidak mengizinkan, ya sudah. Makanya kata Syaikh Utsaimin Rahimahullah kalau kita tidak ada perjanjian dulu dengan wali wanita tersebut, kita harus yakin dulu kira-kira kita bakal diterima atau tidak oleh walinya. Jangan-jangan pas kita datang ke rumahnya diusir oleh walinya. Tentu yang seperti ini tidak bagus. 3. Nadzor sebatas yang dibutuhkan saja, nggak boleh lebih. Terjadi ikhtilaf diantara para ulama, apa yang harus dilihat. Kalau jumhur mengatakan cukup wajah dan telapak tangan. Karena wajah mewakili kecantikan sedangkan telapak tangan itu menunjukkan dia kurus apa tidak. Sedangkan sebagian ulama berpendapat bahwa yang boleh dilihat adalah semua yang biasa tampak di rumahnya di depan mahram-mahramnya ayah, kakak dan adiknya. Yaitu rambut, leher, lengan, betis. Seperti ini boleh dan ini yang dirajihkan oleh Syaikh Sayyid Sabiq, juga dirajihkan oleh Syaikh Albani Rahimahullah, demikian pula Syaikh Utsaimin merajihkan pendapat ini dan pendapat ini juga yang saya rajihkan. Hal ini berdasarkan hadits Jabir, bahwa jabir mengatakan “Aku ingin menikahi seorang wanita dan aku berusaha untuk melihat di rumahnya” Berarti yang biasa tampak di rumahnya. Maka dari itu saudaraku sekalian, boleh melihat rambutnya. Terkadang wajahnya cantik, pas dibuka rambutnya aneh. Itu pendapat yang shahih, yang rajih, wallahu a’lam.. 3. Jauhi Pelanggaran-Pelanggaran Saat Ta’aruf Setelah kita Nadzor, kita tidak boleh berbincang-bincang memuaskan keinginan syahwat, disaat kita nadzor pun kita tidak boleh kita cekakak-cekikik, bercanda dengan dia dan yang lainnya. Sebatas kita melihat, hati kita sudah cocok, dia juga melihat kita, sudah selesai. Setelah itu juga tidak boleh dilanjutkan dengan hubungan telepon-teleponan, chatting-chattingan seperti halnya dilakukan oleh banyak ikhwah di zaman sekarang dengan alasan katanya pengen kenalan. Apalagi sampai pacaran, na’udzubillah.. Ini jelas fitnah, saudara. Lalu bagaimana saya bisa tahu akhlaknya dia? Kan kita bisa tanya kepada walinya, kepada kakaknya, kepada adiknya, kepada teman akrabnya, bagaimana akhlak si wanita tersebut, bisa kita tanya kepada orang-orang dekatnya. Tentu ini adalah perkara-perkara yang harus diperhatikan bagi mereka yang mau ta’aruf dengan seorang akhwat. Jangan sampai memudah-mudahkan. Jangan sampai di sini bermain syahwat kita. Semua kita harus sesuai dengan syariat, bukan sesuai dengan syahwat dan keinginan. Nah, dari itulah wahai para jomblo, selamat mencari pasangan Anda. Jangan lama-lama ngejomblo ya, ngejomblo itu kurang bagus. Kata Umar bin Khattab, “Orang yang menunda-nunda nikah itu tidak lepas dari dua; apakah dia orang impoten nggak punya nafsu atau dia orang fasik. Nah, Anda yang mana dari dua ini? Maka, wahai para jomblo, sadarilah bahwa menikah itu adalah menyempurnakan setengah agama Anda kata Rasulullah. Itu kebaikan buat kita. وب الله توفيق Downlaod mp3 kultum singkat Tips Untuk Para Jomblo Materi kultum singkat Tips Olahraga الحمد لله، والصلاه والسلام على رسول الله نبينا محمد واله وصحبه ومن والاه، أشهد أنَ لا إله إِلاَ الله وحده لا شريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله، أما بعد Ikhwatal Islam, olahraga adalah merupakan hal yang berhubungan dengan muamalah. Ada beberapa point yang hendaknya kita mengetahui dalam masalah olahraga. 1. Hukumnya Mubah Pada asalnya yang berhubungan dengan olahraga itu mubah-mubah saja. Karena kaidah ushul fiqh mengatakan الأصل في المعاملات الإباحة Yang berhubungan dengan masalah muamalah pada asalnya boleh-boleh saja sampai ada dalil yang menunjukkan akan keharamannya. Maka, semua jenis olahraga pada asalnya mubah. Silahkan kita melakukannya. 2. Mubah Bisa Menjadi Haram Sesuatu yang mubah bisa menjadi haram apabila ternyata yang mubah itu diwarnai dengan maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Contohnya sepak bola, demikian pula tenis meja, demikian pula olahraga-olahraga yang lainnya, mubah saja. Tetapi ketika -misalnya- diwarnai dengan maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, misalnya dengan memperlihatkan aurat. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengatakan الفخذ عورة “Paha buat laki-laki itu aurat.” Maka yang seperti ini tentu tidak diperkenankan dalam Islam. Contoh lagi -misalnya- apabila olahraga itu malah menimbulkan pertengkaran, perkelahian, maka seperti ini pun tetap perkara yang diharamkan dalam syariah. Contoh lagi -misalnya- olahraga itu membuat kita lalai dari perbuatan yang sifatnya wajib, maka itu pun juga perkara yang dilarang dalam syariat. 3. Tidak boleh berlebih-lebihan Apa maksudnya berlebih-lebihan? Yaitu melebihi kadar batas. Contohnya kalau secara kesehatan bahwa olahraga itu yang bagus hanya beberapa jam saja -tentunya mereka para ahli yang paham- tapi akhirnya kita melakukannya melampaui batas sehingga malah membuat badan kita lemah. Tentu ini perkara yang malah menimbulkan mudharat dalam syariat dan itu sesuatu yang tidak diperbolehkan. Berlebih-lebihan juga contohnya jika habis waktu kita untuk olahraga. Sehingga akhirnya waktu habis untuk oleharaga. Maka ini juga perkara yang berlebih-lebihan ghuluw. Ghuluw adalah perkara yang dilarang dalam Islam. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda إِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ، فَإِنَّمَـا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ “Jauhi oleh kamu sikap berlebih-lebihan. Karena ghuluw itu bisa membinasakan orang-orang sebelum kita.” HR. Ahmad Maka jangan sampai kita bersikap ghuluw. Sehingga akhirnya habis waktu kita untuk olahraga. Padahal di sana tentunya ada kewajiban-kewajiban seorang muslim untuk melakukan taqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. 4. Mubah Bisa Menjadi Ibadah Sesuatu yang mubah bisa berubah menjadi ibadah apabila diniatkan dalam rangka perkara yang disyariatkan. Contohnya olahraga bisa bernilai pahala. Niat kita apa? Contohnya niat kita adalah agar kita sehat. Dengan sehat, kita bisa beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala secara enak dan tenang. Maka yang seperti ini adalah perkara yang disyariatkan tentunya dan insyaAllah kalau kita lakukan itu dengan niat yang seperti itu, kita bisa mendapatkan pahala disisi Allah. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ “Innamal A’malu Binniyat Sesungguhnya amal itu disesuaikan dengan niat” HR. Bukhari dan Muslim Artinya perkara-perkara yang mubah bisa menjadi pahala disisi Allah kalau itu menjadi wasilah untuk perkara kebaikan. Jadi, bahwa niat sangat mempengaruhi didalam perkara yang mubah. Dimana yang mubah bisa menjadi pahala disisi Allah apabila disertai dengan niat, tujuan untuk sehat, dengan sehat kita bisa beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. 5. Berhati-hati Jangan sampai niat kita ingin sehat dan bisa beribadah, tapi malah kemudian hati kita lebih asik berlama-lama dan berpaling dari sesuatu yang lebih bermanfaat dari itu. Karena yang namanya hati itu bagaikan bejana. Ketika bejana itu dipenuhi oleh cinta sesuatu, maka cinta kepada yang lainnya itu akan pudar. Ketika kita -misalnya- berolahraga, berolahraga, berolahraga dan kita menjadi senang dengan olahraga itu. Semakin senang, semakin senang, akhirnya jatuh kepada sikap ghuluw. Semakin senang sehingga menjadikan kita lalai dari perkara yang diwajibkan. Ini juga bahaya. Yang jelas, semua dalam agama ada batasan-batasannya. Dalam agama ada perkara yang harus kita dahulukan dan tidak kita dahulukan. Misalnya, jangan sampai kita lebih mendahulukan olahraga sementara disana ada yang lebih bermanfaat buat hati kita dan agama kita. Tapi juga tidak boleh kita meninggalkan olahraga sama sekali yang berakibat badan kita lemah. Akibat daripada kita tidak olahraga kita jadi sakit-sakitan, badan kita lemah, akibatnya banyak penyakit, ini juga kurang bagus. Maka dari itulah saudara-saudaraku sekalian, ini perkara-perkara yang hendaknya kita perhatikan dalam batasan-batasan dalam masalah olahraga. Semoga ini bermanfaat buat saya pribadi dan buat kita semuanya. Download mp3 Kultum Singkat Tips Olahraga Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda. Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui Telegram Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui Facebook Pencariankultum singkat tentang ikhlas, materi kultum singkat yang menarik, materi kultum singkat untuk pemula, materi kultum singkat untuk remaja, kultum singkat tentang ilmu, kultum singkat tentang-sedekah, kultum singkat tentang ibu, kultum singkat tentang sholat, materi kultum singkat tentang ikhlas, materi kultum singkat tentang sabar, materi kultum singkat tentang dzikir, materi kultum, kultum singkat tentang ilmu, kultum singkat tentang-sedekah, kultum singkat tentang ikhlas, materi kultum singkat yang menarik, materi kultum singkat untuk pemula, materi kultum singkat untuk remaja, kultum singkat tentang ilmu, kultum singkat tentang-sedekah, kultum singkat tentang ibu, kultum singkat tentang sholat, materi kultum singkat tentang ikhlas, materi kultum singkat tentang sabar, materi kultum singkat tentang dzikir, materi kultum, kultum singkat tentang ilmu, kultum singkat tentang-sedekah
kultum singkat tentang cinta